Lulusan SMA bisa jadi menteri
Lulusan SMA bisa jadi
menteri
Beritaterkinidanterupdate.com
- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengakui
selama ini kebijakanannya banyak di kritik oleh berbagai kalangan. Namun, hal
tersebut tidak membuat semangatnya surut dalam membawa perikanan Indonesia ke
arah yang lebih baik.
"Saya dikritik oleh LSM, beberapa kalangan senior militer, tapi saya bilang ini pengelolaan yang bertanggung jawab. Saya harus perlihatkan apa yang dilakukan orang dan kita," ujar Menteri Susi di Gedung Mina Bahari III, jakarta.
Susi mengatakan, sumber daya alam sebesar-besarnya harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kemakmuran rakyat. Dia menegaskan, tidak boleh ada lagi ada pencuri ikan bebas berkeliaran di perairan Indonesia.
"Saya tahu tidak mudah. Untuk saya, tidak ada yang lebih penting daripada komitmen terhadap pekerjaan, profesionalisme, rasa cinta dan sayang saya kepada negara dan bangsa," katanya.
"Mengamanahkan UUD 1945 pasal 33 bahwa sumber daya alam kita adalah untuk sebesarnya kemakmuran rakyat. Tidak boleh orang curi diam-diam. tidak boleh lagi," tegasnya.
Menteri Susi menambahkan, latar belakang pendidikannya hanya sampai SMA, membuatnya semangat menjalani tanggungjawab yang diamanahkan padanya.
"Seorang yang pendidikannya cuma SMA bisa jadi menteri itu anugerah hidup luar biasa. Mau apa lagi? jadi saya pikir ya sekaranglah saatnya berbakti. Bahwa apa yang saya kekeuh, kencang saya pegang membuat hiruk pikuk sana sini, bukan saya tidak mau peduli, tapi kalau saya peduli dan saya lakukan maka yang rugi adalah masyarakat perikanan Indonesia," pungkasnya.
"Saya dikritik oleh LSM, beberapa kalangan senior militer, tapi saya bilang ini pengelolaan yang bertanggung jawab. Saya harus perlihatkan apa yang dilakukan orang dan kita," ujar Menteri Susi di Gedung Mina Bahari III, jakarta.
Susi mengatakan, sumber daya alam sebesar-besarnya harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kemakmuran rakyat. Dia menegaskan, tidak boleh ada lagi ada pencuri ikan bebas berkeliaran di perairan Indonesia.
"Saya tahu tidak mudah. Untuk saya, tidak ada yang lebih penting daripada komitmen terhadap pekerjaan, profesionalisme, rasa cinta dan sayang saya kepada negara dan bangsa," katanya.
"Mengamanahkan UUD 1945 pasal 33 bahwa sumber daya alam kita adalah untuk sebesarnya kemakmuran rakyat. Tidak boleh orang curi diam-diam. tidak boleh lagi," tegasnya.
Menteri Susi menambahkan, latar belakang pendidikannya hanya sampai SMA, membuatnya semangat menjalani tanggungjawab yang diamanahkan padanya.
"Seorang yang pendidikannya cuma SMA bisa jadi menteri itu anugerah hidup luar biasa. Mau apa lagi? jadi saya pikir ya sekaranglah saatnya berbakti. Bahwa apa yang saya kekeuh, kencang saya pegang membuat hiruk pikuk sana sini, bukan saya tidak mau peduli, tapi kalau saya peduli dan saya lakukan maka yang rugi adalah masyarakat perikanan Indonesia," pungkasnya.

Komentar
Posting Komentar