TIDAK PUNYA UANG BUAT SIDANG, TERPAKSA JUALAN COBEK DI MK
TIDAK PUNYA UANG BUAT SIDANG, TERPAKSA JUALAN COBEK DI MK
Beritaterkinidanterupdate.com - Tajudin si tukang
cobek akan jualan cobek di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat. Hal
itu untuk menutup biaya perjalanan Rp 100 ribu dari Padalarang, Jawa Barat ke
MK.
"Jika tidak ada halangan Pak Tajudin datang. Dia juga sambil membawa cobek untuk dijual agar bisa untuk ongkos pulang ke Padalarang," ujar kuasa hukumnya Hamim Jauzie kepada detikcom, Rabu (5/7/2017).
Hamim mengatakan dalam sidang perdana kali ini, Tajudin dan kuasa berharap mendapat masukan dari majelis hakim panel MK.
"Sehingga dapat memperkuat permohonannya," lanjutnya.
"Jika tidak ada halangan Pak Tajudin datang. Dia juga sambil membawa cobek untuk dijual agar bisa untuk ongkos pulang ke Padalarang," ujar kuasa hukumnya Hamim Jauzie kepada detikcom, Rabu (5/7/2017).
Hamim mengatakan dalam sidang perdana kali ini, Tajudin dan kuasa berharap mendapat masukan dari majelis hakim panel MK.
"Sehingga dapat memperkuat permohonannya," lanjutnya.
Kendati
ada dua permohonan uji materi yakni pasal Tindak Pidana Perdagangan Orang
(TPPO) dan UU Perlindungan Anak, Hamim berharap kedua pokok permohonan itu
dijadikan satu jadwal sidang. Selaku pemohon Tajudin tidak harus bolak-balik ke
Jakarta.
"Maka persidangan berikutnya kami berharap agar MK menjadwalkan sidang dalam satu hari yang sama. Kami nanti akan berkirim surat secara resmi untuk meminta agar persidangan berikutnya diagendakan dalam satu hari yang sama," pungkasnya.
"Maka persidangan berikutnya kami berharap agar MK menjadwalkan sidang dalam satu hari yang sama. Kami nanti akan berkirim surat secara resmi untuk meminta agar persidangan berikutnya diagendakan dalam satu hari yang sama," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, Tajudin dibui 9 bulan tanpa dosa sehingga
memaksa Tajudin mencari keadilan ke MK. Ia sempat menginap di penjara dengan
tuduhan mengeksploitasi anak jualan cobek. Selidik punya selidik, anak itu
dengan sukarela jualan cobek guna membantu ekonomi keluarganya. Akhirnya
Tajudin dibebaskan PN Tangerang awal 2017 ini.
Komentar
Posting Komentar